Disini saya akan menceritakan pengalaman pribadi di IAID, dari
pertama masuk sampai saat ini. Saya lulus dari SMA pada tahun 2012, awalnya
saya sempat bingung akan melanjutkan pendidikan kemana, tetapi tiba-tiba teman
mengajak saya untuk mengikuti test di Darusslam. Entah kenapa tanpa berpikir
panjang saya pun langsung menyetujui ajakan teman saya meskipun Darusalam itu
begitu asing ditelinga saya. Singkat cerita saya pun mengikuti test masuk,
sebelumnya saya mengisi formulir terlebih dahulu dan memilih fakultas.
Karena saya tidak begitu berminat menjadi seorang guru. Maka dari itu saya memutuskan memilih fakultas Syari’ah prodi Ahwa Asy-shiyyah. Setelah pengumuman diumumkan saya pun diterima menjadi mahasiswa Darussalam , TAMADA pun saya lewati dan dari sana saya mendapatkan teman yag baik-baik dan sampai saat ini mereka pun masih mengingat saya. Saya pun mulai memasuki dunia dunia perkuliahan, awal semester 1 saya sudah disuguhi pendidikan keagamaan yang sangat mendalam dasarnya saja saya kurang paham apalagi ini, dari situ saya mulai putus asa mengingat basic pendidikanku dari umum (SMA) ingin rasanya pindah kuliah. Lalu saya berkonsultasi kepada guru saya waktu SMA, setelah saya menceritakan semuanya beliau berkata “Belum juga perang, masa mau ngalah gitu aja. Mereka bisa kenapa kamu engga”. Waktu itu hati saya begitu tersentak mendengarnya dan akhirnya memutuskan untuk tetap kuliah disini. Memasuki semester 2 keinginan untuk pindah itupun sedikit berkurang karena saya mulai merasa nyaman disini, dengan teman-teman yang baik dan ramah. Alhamdulillah nilai IPK kup memuaskan, saat ini saya mnjalani kuliah di semester 3 berbekal tekad dan harapan, saya akan tetap menimba ilmu disini sampai wisuda sampai lulus sampai gelar sarjana Syari’ah aku dapatkan. Semoga jalan yang saya pilih diridhoi oleh Alloh SWT dan dberikan kelancaran dalam segala hal. Aamiin :)
Karena saya tidak begitu berminat menjadi seorang guru. Maka dari itu saya memutuskan memilih fakultas Syari’ah prodi Ahwa Asy-shiyyah. Setelah pengumuman diumumkan saya pun diterima menjadi mahasiswa Darussalam , TAMADA pun saya lewati dan dari sana saya mendapatkan teman yag baik-baik dan sampai saat ini mereka pun masih mengingat saya. Saya pun mulai memasuki dunia dunia perkuliahan, awal semester 1 saya sudah disuguhi pendidikan keagamaan yang sangat mendalam dasarnya saja saya kurang paham apalagi ini, dari situ saya mulai putus asa mengingat basic pendidikanku dari umum (SMA) ingin rasanya pindah kuliah. Lalu saya berkonsultasi kepada guru saya waktu SMA, setelah saya menceritakan semuanya beliau berkata “Belum juga perang, masa mau ngalah gitu aja. Mereka bisa kenapa kamu engga”. Waktu itu hati saya begitu tersentak mendengarnya dan akhirnya memutuskan untuk tetap kuliah disini. Memasuki semester 2 keinginan untuk pindah itupun sedikit berkurang karena saya mulai merasa nyaman disini, dengan teman-teman yang baik dan ramah. Alhamdulillah nilai IPK kup memuaskan, saat ini saya mnjalani kuliah di semester 3 berbekal tekad dan harapan, saya akan tetap menimba ilmu disini sampai wisuda sampai lulus sampai gelar sarjana Syari’ah aku dapatkan. Semoga jalan yang saya pilih diridhoi oleh Alloh SWT dan dberikan kelancaran dalam segala hal. Aamiin :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar