Ketika
kubuka kedua bola mataku
Tersadar
kau tak lagi disampingku
Kurasakan
hembusan angin
Tak
lagi isyaratkan namamu
Kucoba
berlari
Mengejar
semua mimpi
Tapi
semuanya kandas
Ketika
kuterjebak
Dalam
sebuah asa yang membelenggu
Hati
ini seakan rancu
Bibir
ini seakan baku
Lidah
ini seakan kelu
Dan
saat itu kutersadar
Kau
hanya akan ada
Di
Ambang Batas Lamunku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar